Admin's note: please keep on track dan hindari perselisihan. usahakan untuk tidak membawa2 agama lain dalam perdebatan. Kita sama-sama belajar dan tumbuh dalam kasih Tuhan. Thank's.
Ben- 05-30-2007
He..he..he.. Rips... Rips...
Saya sih lihatnya anda tuh masih belum nyambung. Maaf ya!
Wolfgang Simson itu siapa sih? Kok bisa ndak nyambung ama dear Step itu? Coba anda paparkan di sini saja biar semua bisa lihat. Jangan cuma main belakang aja anda ini. Ndak ada yang mau adu domba di sini. Kira-kira udah tahu belum "gereja" yang lagi dibicarakan itu dalam konteks apa?
step- 05-30-2007
Om Ben
QUOTE
Kalau anda berpendapat bahwa ada gereja yang lahir karena "konsep pikir seseorang (pribadi) mengenai gereja yang benar", itu sangat mungkin terjadi. Buktinya sudah banyak. Tidak akur dengan pendeta aja, bisa pisah trus bikin gereja sendiri. Kalau berlebihan, malah bikin denom sendiri.
tapi kita tau darimana konsep Gereja Awal? Karena sejarah tidak banyak mencatat ttg sejarah Gereja Awal + peninggalan2 Gereja Awal sudah pada hilang karena serangan orng2 'onta'.
QUOTE
Itulah sebabnya mengapa gereja itu butuh sebagai institusi, karena untuk mengurangi dampak hal-hal semacam ini. Ajaran tetap dipegang gereja, bukan perorangan. Ini yang harus dicamkan baik-baik, agar tidak bikin pengertian sendiri trus bikin denom baru sendiri.
Kenapa yg memegang ajaran Kristus justru Gereja? Padahal sejarah dan bentuk Gereja Awal sudah hilang dan bercampur dengan "tradisi" perkembangan Gereja di Eropa, jd yang bisa kita lihat sekarang hanya berdasar pada Alkitab. Kalau menurut saya bobot penilaian dari Gereja cukup bersandar pada Bible. Karena logisnya, cuma dari sana acuan yg bisa dipakai dan masih ada sampai sekarang.
rips- 05-30-2007
QUOTE
He..he..he.. Rips... Rips... saya sih lihatnya anda tuh masih belum nyambung. Maaf ya!
setelah dianalisa, kayaknya saya berbangga sekali dengan tidak nyambungnya dirimu. ha ha ha...tipikal dirimu memang susah nyambung ya.....
QUOTE
Wolfgang Simson itu siapa sih? Kok bisa ndak nyambung ama dear Step itu?
kan sudah saya berikan link serta inform bukunya. Ya dibaca dong mas.Masa harus wolfgangsimson yang memperkenalkan diri ke anda sih ha ha ha ....
QUOTE
Coba anda paparkan di sini saja biar semua bisa lihat.
wah, diskusi sama kamu mah susah mas. Nanti, kalo kamu yang nggak paham, eh justru orang yang dibilang nggak nyambung. he he he ... maaf ya, kadang kadang kita memang perlu mendisiplin diri untuk nggak melempar mutiara ke mulut babi. Maaf rada kasar, tapi harus.
QUOTE
Jangan cuma main belakang aja anda ini. Ndak ada yang mau adu domba di sini.
kok main belakang sih? ha ha ha ... kok jadi diputarbalik mas?
QUOTE
Kira-kira udah tahu belum "gereja" yang lagi dibicarakan itu dalam konteks apa?
ha ha ha ... "gereja dalam konteks apa"? gereja ya gereja mas. Soal pemahaman gereja yang timbul jadi banyak, itulah yang sedang kita bahasa didini, dan saya coba mengembalikkan esensi gereja seperti maksud mula mulanya.
rips- 06-03-2007
QUOTE
BENHUR: "...Itulah sebabnya mengapa gereja itu butuh sebagai institusi, karena untuk mengurangi dampak hal-hal semacam ini...
terus, (dari Alkitab) kalau gereja itu butuh institusi, apakah kamu bisa sebutkan satu institusi yang pernah berdiri selain gereja itu sendiri?
QUOTE
BENHUR: "Ini yang harus dicamkan baik-baik, agar tidak bikin pengertian sendiri trus bikin denom baru sendiri.
saran Anda untuk tidak mendirikan denominasi baru memang baik, namun sayang, itu nggak benar! Kenapa? loh, mendirikan denominasi saja perlu dipertanyakan alasannya kok. Coba aja lihat di Alkitab, apakah ada suatu denominasi yang didirikan oleh Tuhan Yesus Kristus? Tidak ada toh! Makanya mas Ben, kalo mau belajar itu kristis, jangan telen mentah mentah yang sudah ada!
QUOTE
STEP: "....Kalau menurut saya bobot penilaian dari Gereja cukup bersandar pada Bible. Karena logisnya, cuma dari sana acuan yg bisa dipakai dan masih ada sampai sekarang.
Nah, ini pernyataan benar dan akhirnya dapat membuat kita bertanya: "apakah gereja yang ada setelah gereja mula mula itu adalah gereja yang sesuai dengan pengharapanNYA? Tolong korelasikan ini dengan "amanat agungNYA", dimana gerejaNYA diperintahkan ("pergilah, muridkan, baptiskan") untuk berperan. Apakah "amanat agung" yang berhubungan dengan milyaran jiwa jiwa, mulai dari apartemen apartemen yang tertutup rapat sampai pedalaman pedalaman dan pulau pulau yang tak ada akses transportasi bisa dijangkau dengan gereja sebagai denominasi A,B,C yang sarat kepentingan pribadi dan golongannya semata? Sampai dititik ini, justru saya membawa pikiran kita untuk melihat gereja yang benar melalui buah mereka dalam "extend the kingdom of God", bukan "extend my kingdom". Jadi, untuk memahami gereja yang benar menurut Alkitab, coba dimulai dengan merenungkan untuk apa gereja itu didirikan! Soal tepuk tangan, bahasa roh, gay, lesbi, praktek mafia, mementingkan diri sendiri, dan berbagai dinamika yang terjadi dalam gereja , sebenarnya hanya sebatas kasus yang perlu diselesaikan oleh gereja sesuai amanat agungNYA, namun bukan berarti menjadi alasan untuk mendirikan demoninasi yang paling benar. Kenapa? Karena gereja am, dan memiliki tujuan.
Makanya, waktu si mas Ben nyerocos soal institusi, saya ingat sama bukunya wolfgang simson itu, dimana wolfgang simson menyarankan perlunya reformasi ketiga, yaitu reformasi struktural dalam gerejaNYA. Ha ha ha ... ketika saya minta forum baca buku itu untuk share soal gereja, Sorry, bukan saya mengkultuskan wolfgang simson, tapi lebih kepada tanggung jawab untuk memberikan referensi dari suatu riset yang perlu kita pelajari.
Forumer™ is Voted #1 Free Forum Hosting provider
Build your own community today with the largest message board hosting company.